Rabu, 24 Oktober 2018

MAKALAH MENGANALISA MBANKING


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG    
Dari waktu ke waktu teknologi informasi mengalami perubahan dan perkembangan yang sangat cepat dan pesat, dan saat ini sudah menjadi tuntutan masyarakat yang tidak dapat ditawar lagi. Tujuan utama perkembangan teknologi informasi adalah merubahkehidupan masa depan manusia yang lebih baik, mudah, murah, cepat dan aman. Kemajuan teknologi informasi, telah melahirkan banyak perubahan mendasar dalam kehidupan manusia saat ini, memberikan banyak kemudahan dan membantu pekerjaan manusia. Kemajuan teknologi informasi yang demikian pesat membuat bola dunia terasa makin kecil dan ruang seakan menjadi tak berjarak lagi (disebut juga globalisasi).
Komputer merupakan alat modern yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Kebutuhan sehari-hari manusia terus meningkat dan kesibukanpun tidak bisa dihindari, begitu juga dengan Teknologi Perbankan yang semakin hari semakin berkembang guna memenuhi kebutuhan para nasabahnya.
Manusia pada dasarnya ingin suatu hal serba instan dan praktis, para pihak Bank pun tidak mau ketinggalan dengan terobosan-terobosan teknologi sehingga para nasabah bisa nyaman dengan pelayanannya.
Dalam dunia perbankan teknologi Internet mulai menjadi trend dan bahkan sudah menjadi standar de facto. Mobile banking mulai muncul sebagai salah satu servis dari Bank. Pelayanan (servis) ini mulai menjadi tuntutan dari sebagian nasabah bank, sama halnya dengan servis ATM dan phone banking atau SMS banking. Akan aneh jika sebuah bank tidak mengikuti trend ini karena telah merupakan bagian pelayanan prima (service excellence) dari suatu bank. Adanya tuntutan mobile banking ini datangnya dari nasabah yang menginginkan servis cepat, aman, nyaman murah dan tersedia setiap saat (24 jam/hari, 7 hari/minggu) dan dapat diakses melalui perangkat mobile yang dimiliki nasabah. Keseluruhan tuntutan ini dapat diberikan oleh layanan mobile banking. Oleh karena itu, penulis akan mencoba menulis permasalahan tentang mobile banking dalam sebuah makalah.

1.2 TUJUAN
1.     Menambah wawasan mengenai analisa mobile banking
2.     Dapat memenuhi salah satu tugas softskill dalam mata kuliah Inovasi Sistem Informasi dan New Technology

1.3 RUMUSAN MASALAH
1.     Bagaimana sejarah singkat M-banking ?
2.     Apa pengertian dari M-banking ?
3.     Fitur – fitur apa saja yang terdapat di M-banking ?
4.     Bagaimana cara kerja  M-banking ?
5.     Apa keuntungan dan kerugian M-banking ?


BAB II

PEMBAHASAN

2.1 SEJARAH SINGKAT MBANKING
BCA ( Bank Central Asia ) adalah salah satu bank swasta terbesar di Indonesia yang pertama kali meluncurkan system mobile banking di Indonesia. Layanan mobile banking BCA dikenal dengan nama m-BCA. Selanjutnya Bank Mandiri, BRI BII, CIMB Niaga juga turut meluncurkan layanan mobile banking. Hingga kini Mobile Banking menjadi favorit bagi nasabah dalam melakukan transaksi. Ditambah sekarang Mobile Banking tidak hanya diakses di web melainkan app mobile seperti google store dan apple store.

2.2 PENGERTIAN M-BANKING
M-banking merupakan pelayanan yang berfungsi untuk melakukan transaksi keuangan melalui telepon seluler. M-banking sangat bermanfaat bagi orang-orang di zaman sekarang, karena dapat mempermudah melalukan transaksi apa saja dan di mana saja secara cepat. Fasilitas yang dimiliki dengan M-banking sama dengan ATM hanya saja M-banking tidak bisa mengambil uang secara cash.  
Hampir semua bank telah menyediakan fasilitas M-banking seperti SIMtolkit (Menu Layanan Data ) dan SMSplain (sms manual). Untuk operator CDMA yang mendukung layanan mobile banking seperti Fren, Star One, dan Flexi   sedangkan untuk operator GSM banyak yang sudah mendukung layanan mobile banking seperti Telkomsel, Indosat, XL, dan 3. Sedangkan operator Axis dan Hepi sedang dalam pengembangan mengikuti layanan mobile banking operator lainnya.

2.3 FITUR – FITUR YANG TERDAPAT DI MBANKING
Fitur layanan yang dimiliki M-banking tidak jauh berbeda dengan I-banking, karena M-banking sebenarnya bagian dari I-banking.  I-banking (Internet Banking ) adalah pelayanan yang berfungsi untuk melakukan transaksi keuangan melalui internet.

Fitur layanan M-banking  yaitu :
1.     Transfer dana antar rekening dan antar bank
2.     Pembayaran tagihan rekening telepon, air, listrik, internet, kabel TV, kartu kredit, dan lain-lain
3.     Pembelian pulsa telepon atau transaksi online shopping
4.     Pengecekkan saldo rekening dan mutasi rekening untuk tabungan, deposito, kartu kredit ataupun rekening lainnya
5.     Pengecekkan kurs dan suku bunga produk bank terkini

2.4 CARA KERJA M-banking
Untuk menggunakan M-banking terdapat dua cara menggunakan aplikasi M-banking. Pertama adalah dengan cara mengunduh aplikasi M-banking di google store atau apple store. Kedua adalah dengan mengakses melalui menu provider. Namun tidak semua provider memiliki layanan mobile banking, hanya saja beberapa provider  yang  menyediakan layanan mobile banking.  Seperti salah satu contohnya adalah mobile banking BCA yang dapat diakses melalui provider Indosat, XL, dan Telkomsel. 
Sebelum menggunakan M-banking di smartphone, kita harus mendaftar terlebih dahulu. Dibawah ini adalah cara mendaftar M-banking di smartphone
1.     Mengunduh aplikasi M-banking sesuai bank yang diinginkan
2.     Mengirim SMS dengan format sesuai dengan yang diberikan oleh bank dimana anda menjadi nasabah, misalnya untuk bank mandiri ketik “Reg Mobile” lalu kirim ke nomor 3335
3.     Setelah aplikasi berhasil diunduh, silahkan membuat password dan identitas rahasia yang  nantinya akan digunakan untuk login
4.     Jika masih belum jelas silahkan menghubungi customer servis di bank anda

2.6 KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN M-Banking
A.   KEUNTUNGAN M-banking
1.     Lebih mudah diakses meski dalam koneksi internet lambat
2.     Jangkauan koneksi lebih luas dari internet banking
3.     Fitur sederhana dan mudah dimengerti
4.     Biaya yang dikenakan umumnya lebih rendah dari internet banking
5.     Aman dan meminimalisasi risiko penipuan
6.     Memudahkan nasabah dalam menjangkau bank
7.     Dapat diakses 24 jam sehari, 7 hari seminggu

B.   KERUGIAN M-banking
1.     Rentan akan penipuan yang disebut “smishing” (pengguna mobile bankingmenerima SMS atau telepon palsu yang menanyakan detil rekening bank dari seorang hacker yang menyamar sebagai institusi keuangan)
2.     Fitur keamanan melalui koneksi yang terenkripsi bisa di-hack saat smartphone dicuri
3.     Dibutuhkannya smartphone ecanggih untuk mengaksesnya


BAB III
PENUTUPAN
3.1 KESIMPULAN
BCA ( Bank Central Asia ) adalah salah satu bank swasta yang pertama kali meluncurkan M-banking atau mobile banking. M-banking adalah  dalam merupakan pelayanan yang berfungsi untuk melakukan transaksi keuangan melalui telepon seluler. Hamper semua bank telah menggunakan M-banking. Operator – operator di Indonesia banyak yang sudah mendukung M-banking seperti operaot GSM yaitu Telkomsel, Indosat, XL, dan 3 sedangkan operator CDMA yaitu Fren, star-one, dan flexi. Untuk operator axis da hepi sedang dalam pengembangan mengikuti layanan M-banking. Untuk mendapatkan layanan M-banking kita mengunduh terlebih dahulu aplikasi M-banking di Google Store atau Apple Store. Setelah mengunduh aplikasi M-banking kita dapat mendaftar M-banking di aplikasi yang M-banking yang telah diunduh. Pendaftaran M-banking digunakan untuk kita pengguna M-banking telah terdaftar di data bank tersebut. Fitur – fitur yang di M-banking yaitu
1.     Layanan Informasi seperti saldo, mutasi rekening, suku bunga, dan lokasi cabang/ATM terdekat
2.     Layanan transaksi seperti transfer, pembayaran tagihan ( listrik air, internet, pembelian pulsa ) dan sebagainya
M-banking memiliki keuntungan dan kerugian. Salah satu keuntungan dari M-banking yaitu lebih mudah diakses meski dalam koneksi internet lambat sedangkan kerugiannya yaitu rentan akan penipuan.

3.2 SARAN
Saat ini teknologi berkembang dengan pesat. Salah satunya M-banking. M-banking adalah teknologi yang berkembang dengan pesat di bidang perbankkan. Dengan adanya M-banking dapat memudahkan kita bertransaksi dengan mudah. Akan tetapi para pengguna harus tetap berhati-hati menggunakan M-bankking karena sangat rentan dengan penipuan. Jadi penipu tersebut akan menyamar menjadi institusi keuangan dengan cara memberi sms atau telepon palsu ke pengguna M-banking. 

BAB IV
DAFTAR PUSTAKA




















Minggu, 14 Oktober 2018

Tugas 1 Inovasi SI & New Technology

Sejarah Atau Perkembangan Sistem Informasi Atau Teknologi Informasi Terkait Dengan Inovasi 

PENDAHULUAN
Di zaman sekarang  teknologi berkembang dengan pesat oleh karena itu banyak yang membuat atau menciptakan sesuatu yang baru di bidang teknologi. Dengan adanya teknologi yang canggih dapat memanfaatkan penggunanya seperti mendapatkan informasi secara cepat.



SEJARAHPERKEMBANGAN INFORMASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Manusia zaman dulu sudah mengenal informasi dan komunikasi tetapi teknologi dan komunikasi pada zaman dulu tidak secanggih pada zaman sekarang ini. Manusia zaman dulu untuk membuat informasi dengan cara menggambar di dinding. Untuk komunikasi mereka hanya mengandalkan isyarat tangan. Pada zaman prasejarah diciptakan alat – alat yang digunakan untuk menghasilkan bunyi seperti terompet yang terbuat dari tanduk binatang yang berfungsi sebagai alat pemberi tahu adanya bahaya.



SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM INFORMASI
Sekitar 3000 tahun yang lalu manusia mempertukarkan informasi dengan cara menulis di batu, kayu, dan tanah liat. Ada empat tahapan yang dilalui dalam mengembangkan komunikasi dan informasi :



1  1.   Periode pertama : Pra Mekanik

Pada periode ini menggunakan simbol untuk menyampaikan informasi.  Pada tahun 3000 – 2000 sebelum masehi manusia menggunakan gambar untuk menyampaikan pesan. contoh Bangsa Fenensia yang mengciptakan model yang sama. Bangsa Yunani Kuno mengadaptasi symbol milik Bangsa Fenisia dengan menambahkan huruf vokal yang membuatnya mudah digunakan. Banga Romawi kuno memakainya, yang mana saat ini menjadi alfabet yang kita kenal dan gunakan saat ini. 
     
     2. Periode kedua : Mekanik

Periode masuk ke dalam masa abad pertengahan. Pada periode ini orang sudah menggunakan peralatan untuk menyimpan, mengolah, dan merekam informasi. Gutenburg adalah salah satu penemu mesin cetak. Gutenburg berasal dari Jerman. Dengan adanya mesin cetak dapat memudahkan penggunanya karena dapat memproduksi tulisan yang sama dalam jumlah besar. 
3   
     3. Periode ketiga : Elektromekanik

Pada periode ini diciptakan telepon dan kode mouse untuk digunakan komunikasi jarak jauh.
4
     4. Periode keempat : Elektronik

Pada tahun 1957 Jean Hoerni mengembangkan transistor. Transistor dapat mengintegrasikan semua sirkuit yang diciptakan tahun – tahun selanjutnya. Pada tahun 1960, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendirikan ARPANET (Advanced Research Project Agency NETwork ). ARPANET digunakan untuk pemerintah, penelitian, dan universitas. Pada tahun 1962 peniliti dari MIT yang bernama Licklider memperluas ARPANET ke jaringan komputer di seluruh dunia untuk interaksi social.

DAMPAK POSITIF TEKNOLOGI INFORMASI
1   1.   Media social


Dengan adanya media social kita dapat bertemu dengan individu yang baru, menambah pertemanan, dan mempromosikan bisnis atau usaha kita.
2   
     2. Membantu untuk mencari informasi

Teknologi informasi dapat membantu kita mencari informasi dengan cepat. Untuk peranan informasi terhadap siswa, teknologi informasi dapat membantu siswa untuk mencari bahan pelajaran di sekolah sehingga siswa dapat menambah wawasan atau ilmu yang baru dan luas.
3   
     3.  Memudahkan komunikasi

Dengan adanya teknologi informasi dapat memudahkan kita dalam hal komunikasi. Contoh kita dapat berkomunikasi dengan teman kita dalam jarak jauh. 

DAMPAK NEGATIF TEKNOLOGI INFORMASI
     1. Meningkatkan penipuan dan juga kejahatan cyber

Teknologi informasi saat ini berkembang sangat pesat sehingga banyak sekali orang – orang memanfaatkan teknologi informasi yang negatif dengan cara yaitu menipu.
   
     2. Konten negatif yang berkembang pesat

Konten negatif bisa berdampak buruk bagi semua kalangan seperti kalangan dewasa maupun kalangan anak-anak. Terutama kalangan anak-anak. Di zaman teknologi informasi yang berkembang pesat  banyak sekali kalangan anak-anak yang menonton yang seharusnya mereka tidak boleh ditonton. Hal ini akan berakibatkan si anak akan kehilangan bersosialisasi, menurunnya prestasi belajar.
3
     3.  Menurunnya prestasi belajar dan juga kemampuan bekerja seseorang

Dampak negatif  dapat menurunkan prestasi belajar anak karena anak tersebut akan lebih fokus terhadap teknologi informasi . Kenapa dikatakan lebih fokus terhadap teknologi informasi karena teknologi informasi memiliki media hiburan seperti games dan sebagainya maka anak tersebut akan malas untuk belajar sehingga prestasi belajar akan menurun. 

KOMPONEN – KOMPONEN KOMPUTER
Komputer memiliki 3 komponen yaitu Hardware, Software, dan Brainware.
1. Hardware

Hardware atau perangkat keras adalah komponen dari system komputer yang dapat disentuh secara langsung. Contoh dari hardware yaitu monitor, mouse, keyboard, speaker dan sebagainya.

2. Software 

Software atau peragkat lunak adalah komponen dari system komputer yang tidak dapat disentuh. Perangkat lunak memiliki fungsi yaitu untuk memproses atau memberi perintah sehingga dapat menjalankan berbagai perintah. Contoh dari software yaitu linux, unix, Microsoft, google, visual basic dan sebagainya

3. Brainware
Brainware dapat dikatakan sebagai pengguna komputer. Contoh dari brainware yaitu operator, programmer, dan administrator.  

INOVASI TEKNOLOGI INFORMASI
1. Drone 

Drone adalah pesawat terbang yang dikendalikan oleh remote control. Remote control digunakan untuk mengontrol drone di udara. Pada awalnya drone hanya digunakan untuk anggota militer. Anggota militer menggunakan drone untuk memonitor seluruh bagian wilayah yang berbahaya.

2. Tango 
Tango merupakan aplikasi yang diciptakan oleh google. Tango dapat membantu google maps karena mampu mempelajari keadaan sekitar seperti bentuk rumah, menciptakan peta lebih tepat dan akurat.

3. Virtual Reality (VR)


Virtual Reality diciptakan pada tahun 1800-an. Dalam bahasa Indonesia virtual Reality disebit dengan realitas maya. Virtual Reality dapat membuat penggunanya merasakan seakan-akan akan berinteraksi dengan lingkungannya.


KESIMPULAN
Di zaman teknologi informasi  yang berkembang pesat ini kita sebagai pengguna harus bijak memakai teknologi informasi.

REFERENSI
http://dyhancrspo.blogspot.com/2016/09/sejarah-perkembangan-sistem-informasi.html

http://www.academia.edu/27853821/Sejarah_Singkat_Perkembangan_Teknologi_Informasi_dan_Komunikasi

http://www.belajar-komputer-mu.com/2012/09/sejarah-perkembangan-sistem-informasi.html


http://www.bintangmandirischool.sch.id/id/bulletin/5-penemuan-inovasi-teknologi-informasi-terbaru-di-dunia-2016-%E2%80%93-2017

https://gdroneview.com/apa-itu-drone-pengertian-fungsi-kegunaan/

https://www.google.com/search?safe=strict&source=android-browser&biw=320&bih=288&ei=gsu5W6PLMMKAvwSUqJ7YAg&ins=false&q=virtual+reality+adalah&oq=virtual+reality+ad&gs_l=mobile-gws-wiz-serp.1.0.0l3j0i22i30l2.17144.18031..20789...0.0..0.268.619.0j1j2......0....1.........0i71j0i67.ZESwxCgagLM

https://androidcara.web.id/2016/11/pengertian-hardware-software-brainware-dan-contohnya.html

https://www.engadget.com/2009/07/01/emachines-intros-et1300-02-et1810-01-and-et1810-03-desktop-pcs/

https://www.kisspng.com/png-computer-icons-system-administrator-clip-art-id-1030869/

https://www.bestbuy.ca/en-ca/product/dji-spark-quadcopter-drone-with-camera-ready-to-fly-white/10737809.aspx










Minggu, 19 November 2017

TUGAS 2 dan 3 ISD

1. RANGKUMAN WARGA NEGARA DAN MASYARAKAT PERDESAAN & PERKOTAAN

a. Warga Negara

Yang mengatur tentang keberadaan warga negara Indonesia diatur dalam Pasal 26 UUD 1945. Penduduk Indonesia dibedakan menjadi 2 golongan :
a. Golongan WNI
b. Golongan WNA
Isi pasal 26 UUD 1945 yang diamandemen yaitu:
1. ayat (1)
yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan UU sebagai warga negara
2. ayat (2)
Penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang-orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia
3.  ayat (3)
Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan UU

Dasar hukum yang mengatur warga negara adalah UU yang mengatur kewarganegaraan :
  1. UU No.3 Th 1946 tentang kewarganegaraan Indonesia
  2. UU No. 2 Th 1958 tentang penyelesaian dwi kewarganegaraan antara Indonesia dengan RRC
  3. UU No. 62 Th 1958 tentang kewarganegaraan Indonesia sebagai penyempurnaan UU No. 3 Th 1946
  4. UU No. 4 Th 1969 tentang pencabutan UU No. 2 Th 1958 dan dinyatakan tidak berlaku
  5. UU No. 3 Th 1976 tentang perubahan pasal 18 UU No.62 Th 1958
  6. UU No. 12 Th 2006 tentang kewarganegaraan Indonesia

Kewarganegaraan Republik Indonesia telah diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 mengenai Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU tersebut, orang yang dapat menjadi Warga Negara Indonesia antara lain :

1. Bagi setiap orang yang sebelum berlakunya Undang-Undang tersebut telah menjadi warga negara Indonesia (WNI).

2. Anak yang lahir dari suatu perkawinan yang sah dari ayah dan ibu warga negara Indonesia.

3. Anak yang lahir dari suatu perkawinan yang sah dari ayah WNI serta ibu WNA, ataupun sebaliknya.

4. Anak yang lahir dari suatu perkawinan yang sah dari ibu WNI serta ayah yang tidak mempunyai status kewarganegaraan atau hukum negara asal dari si ayah tidak memberikan kewarganegaraan terhadap anak tersebut.

5. Anak yang lahir dalam masa tenggang waktu hingga 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari suatu perkawinan yang sah, serta ayahnya tersebut WNI.

6. Anak yang lahir di luar suatu perkawinan yang sah dari ibu warga negara Indonesia.

7. Anak yang lahir di luar suatu perkawinan yang sah dari seorang ibu WNA yang sudah diakui oleh ayahnya yang WNI sebagai anaknya serta pengakuan tersebut sudah dilakukan sebelum anaknya menginjak usia 18 tahun atau belum kawin.

8. Anak yang lahir di wilayah NKRI yang pada saat waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan seorang ayah dan ibunya.

9. Anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah Indonesia selama ayah dan ibunya belum diketahui.

10. Anak yang lahir di wilayah NKRI apabila ayah serta ibunya tidak mempunyai status kewarganegaraan ataupun tidak diketahui keberadaan mereka.

11. Anak yang dilahirkan di luar wilayah NKRI dari seorang ayah dan ibu WNI, yang dikarenakan ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan status kewarganegaraan kepada anak tersebut yang bersangkutan.

12. Anak dari ayah atau ibu yang telah diterima permohonan kewarganegaraannya, lalu seorang ayah atau ibunya meninggal sebelum menyatakan janji setia atau mengucapkan sumpah.


Perbedaan dari warga negara dan penduduk adalah:
  1. Warganegara Merupakan anggota dari suatu Negara yang bersifat resmi/ditetapkan berdasarkan peraturan perundang-undangan, dan warga Negara sudah pasti merupakan anggota Negara tersebut.
  2. Sedangkan Penduduk Merupakan orang-orang yang berdomisili di wilayah Negara tertentu, namun penduduk tidak tentu merupakan anggota dari suatu Negara, karena ada sebagian penduduk yang merupakan warganegara asing /  orang asing.

Contoh warga negara indonesia adalah : Presiden ke 6 indonesia yaitu Susilo Bambang Yudhoyono.
Contoh bukan warga negara indonesia adalah : Pelatih timnas sepakbola indonesia yaitu Luis Milla.

b. Masyarakat Perdeesaan Dan Perkotaan
 Berikut beberapa definisi masyarakat dari para sarjana :
1.      M. J. Herskovits : Masyrakat adalah kelompok individu yang diorganisasikan dan mengikuti satu cara hidup tertentu.
2.      J. L. Gillin dan J. P. Gillin : Masyarakat adalah kelompok manusia yang tersebar dan mempunyai kebiasaan, tradisi, sikap, dan perasaan  persatuan yang sama. Masyarakat itu meliputi pengelompokkan-pengelompokkan yang lebih kecil.
3.      R. Linton : Masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerja sama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam suatu kesatuan sosial dengan batas – batas tertentu.
Syarat terbentuknya masyarakat, yaitu :
1.      Sejumlah manusia yang hidup bersama dalam waktu yang relatif lama.
2.      Merupakan satu kesatuan .
3.      Merupakan suatu sistem hidup bersama, yaitu yang menimbulkan kebudayaan dimana setiap anggota masyarakat merasa dirinya masing-masing terikat dengan kelompoknya.
A. Masyarakat Desa (Rural Society)

Secara awam masyarakat desa sering diartikan sebagai masyarakat tradisional dari masyarakat primitif (sederhana). Namun pandangan tersebut sebetulnya kurang tepat, karena masyarakat desa adalah masyarakat yang tinggal di suatu kawasan, wilayah, teritorial tertentu yang disebut desa. Sedangkan masyarakat tradisional adalah masyarakat. yang menguasaan ipteknya rendah sehingga hidupnya masih sederhana dan belum kompleks. Memang tidak dapat dipungkiri masyarakat desa dinegara sedang berkembang seperti Indonesia, ukurannya terdapat pada masyarakat desa yaitu bersifat tradisional dan hidupnya masih sederhana, karena desa-desa di Indonesia pada umumnya jauh dari pengaruh budaya asing/luar yang dapat mempengaruhi perubahan-perubahan pola hidupnya.


Adapun ciri-ciri masyarakat desa antara lain :

  1. Anggota komunitas kecil
  2. Hubungan antar individu bersifat kekeluargaan
  3. Sistem kepemimpinan informal
  4. Ketergantungan terhadap alam tinggi
  5. Religius magis artinya sangat baik menjaga lingkungan dan menjaga jarak dengan penciptanya, cara yang ditempuh antara lain melaksanakan ritus pada masa-masa yang dianggap penting misalnya saat kelahiran, khitanan, kematian dan syukuran pada masa panen, bersih desa.
  6. Rasa solidaritas dan gotong royong tinggi
  7. Kontrol sosial antara warga kuat
  8. hubungan antara pemimpin dengan warganya bersifat informal
  9. Pembagian kerja tidak tegas, karena belum terjadi spesialisasi pekerjaan
  10. Patuh terhadap nilai-nilai dan norma yang berlaku di desanya (tradisi)
  11. Tingkat mobilitas sosialnya rendah
  12. Penghidupan utama adalah petani. 
B. Masyarakat Perkotaan
 
Warga belajar--sekalian, Membahas masyarakat perkotaan sebetulnya tidak dapat dipisahkan dengan masyarakat desa karena antara desa dengan kota ada hubungan konsentrasi penduduk dengan gejala-gejala sosial yang dinamakan urbanisasi, yaitu perpindahan penduduk dari desa kekota. Masyarakat perkotaan merupakan masyarakat urban dari berbagai asal/desa yang bersifat heterogen dan majemuk karen terdiri dari berbagai jenis pekerjaan/keahlian dan datang dari berbagai ras, etnis, dan agama.


Mereka datang ke kota dengan berbagai kepentingan dan melihat kota sebagai tempat yang memiliki stimulus (rangsangan) untuk mewujudkan keinginan. Maka tidaklah aneh apabila kehidupan di kota diwarnai oleh sikap yang individualistis karena mereka memiliki kepentingan yang beragam. Lahan pemukiman di kota relatif sempit dibandingkan di desa karena jumlah penduduknya yang relatif besar maka mata pencaharian yang cocok adalah disektor formal seperti pegawai negeri, pegawai swasta dan di sektor non-formal seperti pedagang, bidang jasa dan sebagainya. Sektor pertanian kurang tepat dikerjakan di kota karena luas lahan menjadi masalah apabila ada yang bertani maka dilakukan secara hidroponik. Kondisi kota membentuk pola perilaku yang berbeda dengan di desa, yaitu serba praktis dan realistis.

Ciri-ciri masyarakat kota (urban) antara lain :

  1. Kehidupan keagaam berkurang, karena cara berpikir yang rasional dan cenderung sekuler
  2. Sikap mandiri yang kuat  dan tidak terlalu tergantung pada orang lain sehingg cenderung individualistis
  3. Pembagian kerja sangat jelas dan tegas berdasarkan tingkat kemampuan/ keahlian
  4. Hubungan antar individu bersifat formal dan interaksi antar warga berdasarkan kepentingan.
  5. Sangat menghargai waktu sehingga perlu adanya perencanaan yang matang.
  6. Masyarakat cerderung terbuka terhadap perubahan didaerah tertentu (slum) 
  7. Tingkat pertumbuhan penduduknya sangat tinggi
  8. Kontrol sosial antar warga relatif rendah
  9. Kehidupan bersifat non agraris dan menuju kepada spesialisasi keterampilan
  10. Mobilitas sosialnya sangat tinggi karena penduduknya bersifat dinamis, memamanfaatkan waktu dan kesempatan, kreatif, dan inovatif.
SUMBER :


2. ANALISIS BERITA


  1. Tentang pemuda


Analisis :
Dalam lima tahun ke belakang Indonesia mengalami peningkatan dengan nilai yang terus naik dari tahun 2012 yang hanya mendapatkan poin 32 dan pada tahun 2016 Indonesia mampu mendapatakan poin 37 dan bertengger di posisi 90 bersama Negara Kolombia, Liberia, Maroko dan Macedonia. Dari 176 Negara di dunia

Dengan peningkatan selama lima tahun ke belakang yang terus naik poinya, hanya pada tahun 2012 dan 2013 poin Indonesia terhadap korupsi berjalan di tempat.

Untuk di Negara ASEAN sendiri Indonesia masih di atas Philipin, Thailand dan Timor Leste yang bertengger di posisi 101. Sedangkan Negara Laos bertengger di posisi 123. Myanmar sendiri di posisi 136, Kamboja anteng di posisi 156. Sedangkan tiga Negara tetangga Indonesia masih bertengger jauh dengan Indonesia. Malaysia dengan poin stabil di angka 50 an di posisi 55 walaupun di tahun 2016 sedikit penurunan satu poin menjadi 49. Negara dengan terkecil di ASEAN pun Brunnai Darussalam mendapatkan posisi yang ideal dengan poin 58 pada tahun 2016 dengan posisi 41. Dimana letak Negara Singapur? Ternyata Negara satu ini termasuk Negara 10 besar terbebas korupsinya di dunia ada di urutan ke 7 di atas Jerman dan Belanda dengan poin pada tahun 2016 sebesar 84.
 (SUMBER

Untuk itu kita sebagai generasi bangsa harus memberhentikan, melawan, dan memberantas korupsi. Pada berita tersebut Jonni Mardizal mengingatkan pemuda dan tokoh muda  meneguhkan sikap untuk senantiasa melawan korupsi dan mendukung pemberantasan korupsi.
Jonni Mardizal mengatakan "Penyebab utama terjadinya korupsi adalah lemahnya iman para penyelenggara negara. Akibat imannya lemah maka timbul keserakahan," ujarnya. Maka dari itu kunci utama agar kita tidak terjerat ke dalam korupsi yaitu kejujuran dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia.





  1. Tentang kriminalitas pemuda

Analisis :
Banyak sekali pemuda sekarang yang melakukan aksi kejahatan. Seperti melukai bahkan menghabisi korban. Dari berita sindo news.com tersebut Dosen Universitas Indonesia yaitu Doren Haoren  mengungkapkan, usia remaja merupakan fase anak mencari jati diri. Ketika tidak mendapatkannya di rumah, mereka mencari di luar. Ini berpotensi membawa anak-anak di bawah umur itu ke pergaulan yang salah. Maka dari itu peran orang tua sangat penting yaitu memberi pengarahan dan memberi pendidikan agar terjauh dari aksi kekerasan.

  1. Tentang Iptek untuk pemuda

Analisis :

Dengan adanya berita tersebut dapat memotivasi generasi pemuda untuk mengembangkan ide-ide kreatif dalam bidang teknologi. Hal ini merupakan presasti yang membanggakan untuk Indonesia dengan memulai mengembangkan teknologi-teknologi di zaman yang modern ini.