Jumat, 20 Maret 2020

Kategori Desain Grafis



Desain grafis dibedakan menjadi lima yaitu printing, web desain, film, identifikasi yang disebut dengan logo, dan desain produk. Dari kelima tersebut ada kaitannya dengan komunikasi grafis. Komunikasi grafis merupakan bidang profesi yang berkembang sangat pesat sejak Revolusi Industri ( abad ke 19 ) disaat informasi melalui media cetak makin luas digunakan dalam perdagangan, penerbitan, dan informasi seni budaya.
1.      Printing
Printing disebut dengan percetakan. Percetakan adalah sebuah proses indutri untuk memproduksi secara massal tulisan dan gambar, terutama dengan tinta di atas kertas menggunakan sebuah mesin cetak. Contoh dari printing yaitu majalah, poster, booklet, leaflet, layer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis dalam bentuk cetak.
2.      Web Desain
Web desain adalah istilah umum yang digunakan mencakup bagaimana isi web konten ditampilkan, yang dikirimkan ke pengguna akhir melalui World Wide Web, dengan menggunakan sebuah browser web atau perangkat lunak berbasis web. Tujuan dari web design adalah untuk membuat website-sekumpulan konten online termasuk dokumen dan aplikasi yang berada pada server web/server.
3.      Film
Desain grafis yang berkaitan dengan industri perfilman dan TV mencakup beberapa kegiatan, antara lain, konsep visual, story board, tittle & credits, spesial effect, stage design, sampai ke materi promosi berupa spanduk, poster film, iklan dan juga materi hasil produksi berupa VCD atau DVD dari film tersebut.
4.      EGD ( Environmental Graphic Design ) , Identifikasi ( Logo )
Bidang EGD dan Logo merupakan desain profesional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
5.      Desain Produk
Desain produk disebut dengan Industrial Design yang merupakan bidang ilmu dalam perencanaan dan perancangan barang untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Referensi   

Referensi Gambar


Definisi dan Perkembangan Desain Grafis

Definisi Desain Grafis


            Desain grafis adalah suatu bentuk dari komunikasi visual yang memanfaatkan gambar sebagai media untuk menyampaikan pesan atau informasi seefektik mungkin. Desain grafis berasal dari dua kata yaitu desain dan grafis. Desain adalah metode perancangan estetika yang didasari dengan kreatifitas. Grafis adalah ilmu dari perancangan titik maupun garis sehingga akan membentuk sebuah gambar yang dapat memberikan informasi serta berhubungan dengan proses percetakkan.
Jenis – jenis desain grafis yaitu drafter, editor, layouter, art director, fotografer, animator, visualisator, video editor, dan integer designer. Keterampilan yang dibutuhkan dalam desain grafis yaitu seni visual, tipografi, tata letak, desain interaksi, pewarnaan, penguasaan software, sketsa, desain interaksi dan nirmana.  Contoh software yang digunakan untuk desain grafis yaitu adobe photoshop, adobe image ready, coreldraw, picsart, GIMP, canva, auto cad, dan inkscape.

Perkembangan Desain Grafis

Sejak abad ke-15, masyarakat telah meletakkan peranan seni dalam menambah nilai estetika dalam kehidupan mereka. Pada saat ini, profesi desain grafis belum berdiri sendiri, masih menjadi bagian dari dunia seni.
Pada abad ke-17, Henry Cole menjadi salah seorang yang paling berpengaruh dalam pendidikan desain di Inggris. Ia meyakinkan pemerintah tentang pentingnya desain dalam sebuah jurnal yang berjudul Journal of Design and Manufactures. Ia menyelenggarakan The Great Exhibition sebagai perayaan atas munculnya teknologi industri modern dan desain bergaya Victoria.
Pada abad ke-18, tepatnya dari tahun 1891 sampai 1896, percetakan William Morris Kelmscott mempublikasikan buku karya desain grafis yang dibuat oleh gerakan Arts and Crafts dan membuat buku dengan desain yang lebih bagus dan elegan untuk dijual kepada orang-orang kaya. Morris membuktikan adanya potensi pasar untuk produk-produk desain grafis. Morris juga memelopori pemisahan desain grafis dari seni rupa. Karya–karya Morris dan karya dari pergerakan Private Press secara langsung memengaruhi Art Nouveau, dan secara tidak langsung mempengaruhi perkembangan awal dunia desain grafis.
Pada abad ke-19, komunikasi grafis menjadi bidang profesi yang berkembang sangat pesat sejak Revolusi Industri, di saat informasi melalui media cetak semakin luas digunakan dalam perdagangan (iklan, kemasan), penerbitan (koran, buku, majalah), dan informasi seni budaya. Perkembangan bidang ini erat hubungannya dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat yang dapat dipetik dari keakuratan penyampaian informasi pada masyarakat. Kata graphic design kali pertama digunakan pada tahun 1922 di sebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika.
Pada abad ke-20, peranan komunikasi yang dikembang  makin beragam, antara lain informasi umum (information graphics, signage), pendidikan (materi pelajaran dan ilmu pengetahuan, pelajaran interaktif pendidikan khusus), persuasi (periklanan, promosi, kampanye sosial), dan pemantapan identitas (logo, corporate identity, branding). Munculnya istilah komunikasi visual sebenarnya juga merupakan akibat dari makin meluasnya media yang dicakup dalam bidang komunikasi lewat bahasa rupa ini, yaitu percetakan/grafika, film/video, televisi, web design, CD interaktif, gadget (android, tablet, iphone), dan lain-lain. Perkembangan itu telah membuat bidang ini menjadi kegiatan bisnis yang sekarang sangat marak melibatkan modal besar dan banyak tenaga kerja. Kecepatan perkembangannya pun berlomba dengan kesiapan tenaga penunjang pada profesi desain grafis
Pada masa sekarang yaitu abad ke-21 ini, peranan desain grafis menjadi sangat individual. Hal ini terjadi karena adanya pengaruh tren media sosial dalam dunia komunikasi teknologi, yang menjadikan media komunikasi lebih berbasis personal, testimonial, dan komunitas. Dengan demikian, kuantitas pengguna desain grafis menjadi semakin luas, untuk itu semakin dibutuhkan pula nilai-nilai profesionalisme untuk memberikan lingkup dan peranan yang jelas bagi dunia desain grafis dalam dunia komunikasi seni.

Referensi

Referensi gambar
https://kelasdesain.com/sejarah-desain-grafis-5/                                                             

Sabtu, 09 November 2019

Robotika


·       Pengertian Robotika

Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produksi. Penggunaan robot lainnya termasuk untuk pembersihan limbah beracun, penjelajahan bawah air dan luar angkasa, pertambangan, pekerjaan "cari dan tolong" (search and rescue), dan untuk pencarian tambang. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.
·       Sejarah Robotika

Perkembangan robotika pada awalnya bukan dari disiplin elektronika melainkan berasal dari ilmuwan biologi dan pengarang cerita novel maupun pertunjukan drama pada sekitar abad XVIII. Para ilmuwan biologi pada saat itu ingin menciptakan makhluk yang mempunyai karakteristik seperti yang mereka inginkan dan menuruti segala apa yang mereka perintahkan, dan sampai sekarang makhluk yang mereka ciptakn terssebut tidak pernah terwujud menjadi nyata, tapi matrak menjadi bahan pada novel-novel maipun naskah sandiwara pangung maupun film.
Baru sekitar abad XIX robot mulai dikembangkan oleh insinyur teknik, pada saat itu berbekal keahlian mekanika untuk membuat jam mekanik mereka membuat boneka tiruan manusia yang bisa bergerak pada bagian tubuhnya.
Pada tahun 1920 robot mulai berkembang dari disiplin ilmu elektronika, lebih spesifiknya pada cabang kajian disiplin ilmu elektronika yaitu teknik kontrol otomatis, tetapi pada masa-masa itu komputer yang merupakan komponoen utama pada sebuah robot yang digunakan untuk pengolaan data masukan dari sensor dan kendali aktuator belum memiliki kemmpuan komutasi yang cepat selain ukuran fisik komputer pada masa itru masih cukup besar.
Robot-robot cerdas mulai berkembang pesat seiring berkembagnya komputer pada sekitar tahun1950-an. Dengan semakin cepatya kemampuan komputasi komputer dan semakin kecilnya ukuran fisiknya,maka robot-robot yang dibuat semakin memiliki kecerdasan yang cukup baik untuk melakukan pekerjan-pekerjan yang biasa dilakukan olaeh manusia. Pada awal diciptakaanya, komputer sebagai alat hitung saja, perkembangan algoritma pemrograman menjadikan komputer sebagai instrumentasi yang memiliki kemammpauankemampuan seperti otak manusia. Artificial intelegent atau kecerdasan buatan adalah algoritma pemrograman yang membuat komputer memiliki kecerdasan seperti manusia yang mampu menalar, mengambil kesimpulan dan keputusan  berdasarkan pengalaman yang dimiliki.
·       Konsep dasar Robotika
Aplikasi robotika kini tidak hanya terbatas pada dunia industri dan manufaktur, namun juga telah merambah ke sektor perkebunan. Apabila kelangkaan tenaga kerja tidak bisa diatasi dengan cepat dan masif,  bukan tidak mungkin akan diciptakan robot-robot perkebunan yang akan menggantikan fungsi SDM di bidang produksi, baik untuk gula, bioetanol, maupun tembakau di PTPN X. Setidaknya dengan mengetahui konsep dasar robotika, cakrawala pengetahuan kita akan terbuka serta dapat memetakan ragam potensi yang bisa dikembangkan dari aplikasi robotika.
Pemrograman Robotika
Kreativitas programer adalah kunci dari pemrograman robotika. Kreativitas programer akan menentukan program yang akan diinput ke robot sesuai dengan tujuan dibuatnya robot tersebut. Secara mendasar, program yang ditanamkan dalam chip kontroler robot berisi logika-logika seperti statement, instruksi, seleksi untuk dua kondisi atau lebih, dan perhitungan rumus dengan benar.
Bahasa Program Robotika
Di dalam pemrograman robotika, ada beberapa jenis bahasa program yang bisa digunakan oleh programmer. Programmer biasanya memilih salah satu bahasa program yang mereka sukai dan mudah dipahami. Dalam hal ini yang berperan penting adalah kemampuan seorang programmer menguasai bahasa mesin yang akan dikompilasi untuk dipasang dalam chip mikrikontroler. Di dalam robotika, bahasa program yang biasanya digunakan antara lain: C dan C++, Basic, Pascal, dan Assembler.
Susunan program robotika dalam membuat program hampir sama antara jenis bahasa program yang satu dengan yang lainnya. Bedanya terletak pada syntax yang merupakan simbol atau ciri khas pada setiap jenis bahasa program. Hal ini yang bisanya harus dipahami programmer pemula agar dalam penulisan program tidak terjadi kesalahan (error). Sebelum membuat program hendaknya kita membuat alur program (flowchart) yang akan dijalankan secara berulang oleh mikrokontroler atau sebaliknya. Setelah alur program dibuat maka selanjutnya penyusunan program sesuai dengan susunan dan syntax dari jenis bahasa program yang digunakan.
Terdapat berbagai macam apikasi simulasi, diantaranya adalah Proteus dan Myrio yang dapat digunakan untuk simulasi program sehingga dapat meminimalisir kesalahan-kesalahan saat perakitan robot yang akan kita buat. Simulator tersebut juga dapat diintegrasikan dengan peralatan luar seperti aktuator dan sensor. (Okta Prima Indahsari/Mohamad Wawan S_Penelitian Tembakau Jember, FIR_Sekper)

·       Robotika studi kasus di dunia nyata      
Peran Robot dan Kemajuan Teknologi Bagi Industri

Produktivitas dan efisiensi pada sebuah pabrik bisa ditingkatkan saat robot industri dipakai untuk menjalankan fungsi-fungsi pada lini produksi, seperti pengemasan dan palletizing, atau memilih dan menempatkan. 

"Sebagai contoh, pada lini produksi produk susu, robot berguna untuk mengangkat empat paket keju krim sekaligus dari sabuk conveyor dan memindahkannya ke tray plastik," ucap Gotfredsen.

Mengingat besarnya volume produksi, meningkatkan efesiensi di lini akhir akan berkontribusi mengurangi downtime, sementara mengoptimalkan produktivitas berarti bisa memenuhi permintaan yang lebih besar. 
 
Dengan robot-robot terkini yang memiliki antarmuka yang intuitif sehingga mudah untuk diprogram dan tubuh yang ringan, manufaktur akan menikmati fleksibilitas produksi. 

Ini sangat ideal di tengah kejenuhan di industri makanan dan minuman dengan makin beragamnya produk, siklus produk makin pendek, dan variasi pengemasan makin beragam. Perusahaan bisa belajar bagaimana memprogram dan memakai robot untuk mengotomatisasi lini produksi. 

Saat robot diintegrasikan dengan baik ke dalam proses atau pengemasan lini produk makanan dan minuman, operasional bisa makin dioptimalisasi untuk memenuhi berbagai variasi lini produk. 

Robot industri diklaim akan memainkan peranan kunci dalam membantu meminimalisasi ongkos produksi dan pada saat yang sama juga tetap kompetitif dengan pengurangan downtime. 

"Dengan cara ini, manufaktur di Indonesia bisa menghadapi melemahnya permintaan
ekspor dan peningkatan ongkos produksi yang mempengaruhi performa bisnis industri makanan dan minuman,"

Referensi



Senin, 01 Juli 2019

Manajemen Layanan  Sistem Informasi 
( Aplikasi LETA )


Di Susun Oleh :

Ayu Rejeki Widia Sari ( 11117082)
Fenri Faleria Mamuaja (12117305)
Sony Afif Harsono (15117751)

KELAS 2KA25
Fakultas  Ilmu  Komputer dan Teknologi Informasi 
Jurusan Sistem Informasi 
UNIVERSITAS GUNADARMA




Aplikasi LETA

Aplikasi LETA ( Live Even Tracker Application ) adalah sebuah aplikasi untuk melaporkan permasalahan kota kepada pemerinta ataupun dapat berbagi informasi ke sesama warga di lingkungan sekitarmu. Laporan warga yang masuk melalui aplikasi LETA akan diteruskan ke pihak terkait yaitu pemerintah. 

Untuk memulai aplikasi LETA, pengguna mengisi username dan password terlebih dahulu. Jika pengguna belum terdaftar aplikasi silahkan pengguna mendaftar terlebih dahulu. Untuk mendaftar aplikasi LETA pengguna dapat menggunakan akun gmail, facebook, serta akun LETA. 

Selanjutnya akan menampilkan beranda berisi tentang laporan dari masyarakat. Laporan tersebut berisi tentang keluhan – keluhan atau kerugian yang ada disekitar lingkungan masyarakat.  
Pada aplikasi LETA terdapat laporan yang digunakan untuk melaporkan keluhan – keluhan atau kerugian yang ada di lingkungan masyarakat. 

Pada aplikasi LETA terdapat fitur obrolan yang berfungsi untuk berbincang secara langsung mengenai keluhan – keluhan atau kerugian yang ada dilingkungan masyarakat. 

Fitur maps dapat membantu pengguna nya untuk mengetahui kondisi disekitarnya seperti adanya penutupan jalan dikarenakan  perbaikan jalan.

Berikut adalah video untuk menjalankan Aplikasi LETA




Jumat, 17 Mei 2019

SOAL MLSI - Tugas Softskill


1.     Jelaskan definisi dari MLSI
Jawab : Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah suatu metode pengelolaan sistem informasi(SI) yang secara filosofis terpusat pada perspektif konsumen layanan SI terhadap bisnis perusahaan.
2.     Sebutkan tujuan dari manfaat dari MLSI 
Jawab :
Tujuan MLSI :
Tujuan Manajemen Layanan Sistem Infromasi Untuk memastikan bahwa semua proses , Sumber Daya Manusia dan Teknologi berada pada tempat/berjalan dengan benar sehingga organisasi dapat mencapai tujuan bisnisnya .
Manfaat MLSI :
·        Menjamin tersedianya keterampilan dan kualitas dalam memanfaatkan sistem informasi secara baik dan benar.
·        Menetapkan investasi yang akan diarahkan pada sistem informasi.
·        Menambah kecepatan akses/aksesibilitas data yang tersaji tepat waktu dan akurat bagi para pengguna Manajemen Layanan Sistem Informasi tersebut tanpa adanya suatu perantara sistem informasi.
3.     Jelaskan strategi bagi membangun aplikasi MLSI
Jawab :
·        Kemudahan penggunaan
Mampu membuat aplikasi bekerja anda sendiri, dengan beberapa perangkat dan ukuran layar(interaktif), karena akan membantu user membuat pengalaman yang baik dan akan mendapatkan banyak pengguna pada aplikasi yang anda buat, bahkan lebih bagus aplikasi juga harus ada pada perangkat mobile, untuk memudahkan user
·        Navigasi sederhana dan User Experience
jika kita membuat aplikasi, harus mempertimbangkan pengalaman pengguna, karena pengguna ada yg bisa menggunakan aplikasi secara lancar, dan ada juga pengguna yang tidak paham dengan penggunaan aplikasi, dan hal ini sangat penting bagi penyedia layanan manajemen sistem informasi, dengan menyederhanakan itu, pengguna akan merasa sangat terbantu dan bisa lebih banyak mengantarkan user lain untuk membuka aplikasi yang ada buat, dan sangat mungkin membeli layanan yang disediakan, pastikan navigasi jelas,sederhana dan memudahkan pengguna untuk melakukan perjalanan dari satu halaman ke halaman lainya
·        Waktu Load Aplikasi
ketika membuka aplikasi yang anda buat, hal yang penting untuk kepuasan pengguna adalah tidak lama saat load page, dengan meminimalkan waktu buka halaman anda akan membuat pengguna lebih senang
4.     Jelaskan konsep jaringan berbasis web/mobile
Jawab :
Aplikasi berbasis web merupakan sebuah aplikasi yang diakses melalui web browser dengan menggunakan jaringan sebagai media transmisi. Aplikasi web juga merupakan sebuah perangkat lunak atau software yang di kodekan dengan bahasa pemogramman seperti html, javascript, css, ruby, python, php, dan bahasa pemogramman lainnya. Aplikasi berbasis web dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan yang berbeda. Jika dalam perusahaan ritel atau pergudangan, aplikasi web dapat digunakan untuk mengolah data persediaan barang.
5.     Apa manfaat promosi/iklan untuk meningkatkan profit bisnis perusahaan
Jawab :
·        Customer Loyalty; Promosi bermanfaat untuk meningkatkan loyalitas konsumen agar nantinya tidak beralih ke produk kompetitor.
·        Media Komunikasi; Promosi akan dapat membantu sebuah perusahaan untuk menyampaikan informasi-informasi yang ingin disampaikan kepada para konsumen dan calon konsumennya.
·        Pertahanan; Promosi merupakan salah satu cara paling efektif untuk mempertahankan citra dari serangan-serangan agresif para kompetitor sebuah perusahaan.
·        Trial and Repeat Buying; Dengan melakukan promosi, akan meningkatkan kemungkinan sebuah perusahaan untuk terus mendapatkan pembeli baru dan juga pembeli berulang.
·        Membangun Merek; Seperti yang sudah disebut diawal artikel, promosi berfungsi untuk meningkatkan Brand Awareness, dan juga dengan semakin tingginya tingkat Brand Airing, akan membuat sebuah produk dapat menjadi Top of Mind di masyarakat.


Strategi Membangun Sistem Keamanan Jaringan Pada Aplikasi Layanan Manajemen Sistem Informasi Berbasis Web


Pada era global seperti sekarang ini, keamanan sistem informasi menjadi suatu keharusan untuk lebih diperhatikan terutama yang berbasis unternet, karena jaringan internet yang sifatnya publik dan global pada dasarnya tidak aman. Pada saat data terkirim dari suatu komputer ke komputer yang lain di dalam internet, data itu akan melewati sejumlah komputer yang lain yang berarti akan memberi kesempatan pada user tersebut untuk mengambil alih satu atau beberapa komputer. Kecuali suatu komputer terkunci di dalam suatu ruangan yang mempunyai akses terbatas dan komputer tersebut tidak terhubung ke luar dari ruangan itu, maka komputer tersebut akan aman.

Kualitas Aplikasi Web





Kualitas yang baik dari suatu aplikasi web dapat diukur melalui beberapa karakteristik, diantaranya, usability, functionality, reliability, efficiency, dan maintainability.faktor-faktor yang membantu pengembang dalam merancang dan membangun aplikasi web yang dapat diterima dan memenuhi kebutuhan penggunanya yang begitu beragam.

Prinsip Dasar Keamanan Jaringan

  • Kerahasiaan (secrecy)


Secrecy berhubungan dengan hak akses untuk membaca data ,informasi dan suatu sistem computer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat dibaca oleh pihak yang telah diberi wewenang secara legal.  
  • Integritas (integrity)

Integrity berhubungan dengan hak akses untuk mengubah data atau informasi dari suatu sistem komputer. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang telah diberi hak.
Contoh : e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke alamat yang dituju.dengan cara  virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin, “man in the middle attack” dimana seseorang menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
  • Ketersediaan (availability)

Availability berhubungan dengan ketersediaan data atau informasi pada saat yang dibutuhkan. Dalam hal ini suatu sistem komputer dapat dikatakan aman jika suatu data atau informasi yang terdapat pada sistem komputer dapat diakses dan dimanfaatkan oleh pihak yang berhak.
  • Authentication

Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul- betul asli, orang yang mengakses dan memberikan informasi adalah benar orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah server yang asli.
  • Akses Kontrol

Aspek kontrol merupakan fitur-fitur keamanan yang mengontrol bagaimana user berkomunikasi dengan sistem. Akses kontrol melindungi sistem dari akses yang tidak berhak dan umumnya menentukan tingkat otorisasi setelah prosedur otentikasi berhasil dilengkapi.

Serangan Keamanan Aplikasi Web

Dunia internet saat ini mengenal banyak jenis serangan yang dilakukan dan sering merugikan. Jenis-jenis serangan terjadi selama ini dapat dikategorikan dalam empat kategori berdasarkan kriteria target serangan yaitu:
  • Interruption: serangan atas ketersediaan informasi. Penyerang mengganggu dengan melakukan penghentian aliran informasi kepada klien.
  • Interception: serangan atas kerahasiaan. Mengakses informasi yang bukan menjadi haknya adalah tujuan dari serangan ini. Informasi dapat digunakan untuk hal-hal yang merugikan pihak lain.
  • Modification: serangan atas integrasi suatu informasi. Mengakses informasi dan dapat juga mengubah isi informasi menjadi sasaran serangan ini.
  • Fabrication: serangan terhadap proses autentifikasi. Membangkitkan objek palsu yang dikenal sebagai bagian dari sistem merupakan tujuan dari serangan jenis. 

REFERENSI



Jumat, 19 April 2019

Strategi Membangun Aplikasi Teknologi Pelayanan Manajemen Sitem Informasi Dalam Meningkatkan Profit Perusahaan



A. PENDAHULUAN


Sekarang ini, penerapan SIM dalam suatu organisasi pasti akan melibatkan penggunaan komputer untuk membantu mengolah data yang ada untuk menjadi informasi yang dibutuhkan. Informasi yang tepat, cepat dan akurat akan menjadikan suatu organisasi menjadi berkembang dengan pesat. Semakin besar suatu organisasi maka semakin komplekslah pengelolaan sistem informasi, karena data yang diolah menjadi semakin banyak dan bervariasi.

Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan.
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.

Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan.

B. PENGERTIAN 
Sistem Informasi Strategis adalah dukungan terhadap  sistem informasi komputer yang digunakan pada tinggat organisasi yang mengubah tujuan operasional,produk jasa,dan hubungan lingkungan untuk membantu organisasi .

Sistem Informasi dapat mempengruhi aktifitas bisnis perusahaan secara keseluruhan sehingga dapat membantu perusahaan dalam persaingan bisnis dengan perusahaan lainnya.Sistem yang dijalankan tidak hanya dalam lingkup organisasi itu sendiri,tapi melibatkan pelanggan atau klien,pemasok,dan pesaing.

Sistem Informasi dapat dipandang secara strategis yaitu sebagai, Jaringan Kompetitif Vital (pembaharuan organisasi),dan Invesasi teknologi untuk membantu mencapai tujuan.

C. PERANAN
Peranan Sistem Informasi Strategis :
  1. Penggunaan teknologi informasi untuk menghasilkan produk layanan
  2. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mencapai keunggulan kompetitifny
  3. Membantu perusahaan dalam menghadapi pasar global
D. Sistem Informasi untuk Keuntungan Strategi


Sistem informasi dapat memainkan peran yang besar dalam mendukung tujuan strategis dari sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan dapat bertahan dan sukses dalam waktu lama jika perusahaan itu sukses membangun strategi untuk melawan kekuatan persaingan yang berupa
  1. persaingan dari para pesaing yang berada di industri yang sama,
  2.  ancaman dari perusahaan baru,
  3. ancaman dari produk pengganti,
  4. kekuatan tawar-menawar dari konsumen, dan
  5. kekuatan tawar-menawar dari pemasok.
Beberapa strategi bersaing yang dapat dibangun untuk memenangkan persaingan adalah:
  1. Cost leadership (keunggulan biaya) – menjadi produsen produk atau jasa dengan biaya rendah.
  2. Product differentiation (perbedaan produk) – mengembangkan cara untuk menghasilkan produk atau jasa yang berbeda dengan pesaing.
  3. Innovation – menemukan cara baru untuk menjalankan usaha, termasuk di dalamnya pengembangan produk baru dan cara baru dalam memproduksi atau mendistribusi produk dan jasa

E. Sistem informasi manajemen (SIM) dapat menolong perusahaan
  • Meningkatkan efisiensi operasional Investasi di dalam teknologi sistem informasidapat
Menolong operasi perusahaan menjadi lebih efisien. Efisiensi operasional membuatperusahaan dapat menjalankan strategi keunggulan biaya (low-cost leadership). Dengan menanamkan investasi pada teknologi sistem informasi, perusahaan juga dapat menanamkan rintangan untuk memasuki industri tersebut (barriers to entry) dengan jalan meningkatkan besarnya investasi atau kerumitan teknologi yang diperlukan untuk memasuki persaingan pasar. Selain itu, cara lain yang dapat ditempuh adalah mengikat (lock in) konsumen dan pemasok dengan cara membangun hubungan baru yang lebih bernilai dengan mereka.
  • Memperkenalkan Inovasi dalam bisnis. 
Penggunaan ATM (automated teller machine) dalam perbankan merupakan contoh yang baik dari inovasi teknologi sistem informasi. Dengan adanya ATM, bank-bank besar dapat memperoleh keuntungan strategis melebihi pesaing mereka yang berlangsung beberapa tahun.
Penekanan utama dalam sistem informasi strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya. Sebuah contoh yang bagus dari hal ini adalah sistem reservasi penerbangan terkomputerisasi yang ditawarkan kepada agen perjalanan oleh perusahaan penerbangan besar. Bila sebuah agen perjalanan telah menjalankan sistem reservasi terkomputerisasi tersebut, maka mereka akan segan utnuk menggunakan sistem reservasi dari penerbangan lain.
  • Membangun sumber – sumber informasi strategis
Teknologi sistem informasi memampukan perusahaan untuk membangun sumber informasi strategis sehingga mendapat kesempatan dalam keuntungan strategis. Hal ini berarti memperoleh perangkat keras dan perangkat lunak, mengembangkan jaringan telekomunikasi, menyewa spesialis sistem informasi, dan melatih end users.
Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk membuat basis informasi strategis (strategic information base) yang dapat menyediakan informasi untuk mendukung strategi bersaing perusahaan. Informasi ini merupakan aset yang sangat berharga dalam meningkatkan operasi yang efisien dan manajemen yang efektif dari perusahaan. Sebagai contoh, banyak usaha yang menggunakan informasi berbasis komputer tentang konsumen mereka untuk membantu merancang kampanye pemasaran untuk menjual produk baru kepada konsumen.

F. Karakteristik perencanaan strategis sistem informasi

Beberapa karakteristik dari perencanaan strategis SI/TI antara lain adalah adanya misi utama :
  1.  Keunggulan strategis atau kompetitif dan kaitannya dengan strategi bisnis.
  2. Adanya arahan dari eksekutif atau manajemen senior dan pengguna
  3. Pendekatan utama berupa inovasi pengguna dan kombinasi pengembangan bottom up dan analisa top down (Pant & Hsu, 1995).
G. KESIMPULAN
Fungsi dari sistem informasi tidak lagi hanya memproses transaksi, penyedia informasi, atau alat untuk pengambilan keputusan. Sekarang sistem informasi dapat berfungsi untuk menolong sebuah manajemen pada perusahaan membangun senjata yang menggunakan teknologi sistem informasi untuk menghadapi tantangan dari persaingan yang ketat. Penggunaan yang efektif dari sistem informasi strategis menyajikan end users manajerial dengan tantangan manajerial yang besar.

REFERENSI :